Bupati Budiman Berikan Santunan kepada Santri yang Berhasil Hafal 12 Juz dalam 25 Hari
bukabaca.id, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, H. Budiman menghadiri pelaksanaan Wisuda Angkatan ke 3 karantina Tahfids Al Quran Jami’atul Qurra’ Wal Huffaz di Pondok Pesantren Al-Mujahidin Nahdlatul Wathan (NW) Mantadulu, Kecamatan Angkona, Jumat (8/5/2021).
Dalam sambutannya, Bupati Budiman menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan dan wisudawati tahfiz Qur’an atas keberhasilan menyelesaikan aktivitas belajarnya.
“Selamat yah nak, perlu kalian tahu tidak banyak anak-anak seperti kalian yang memiliki kecerdasan yang lebih dan biasanya perguruan tinggi membebaskan biaya kuliah bagi anak anak yang hafidz Qur’an,” kata Bupati.
Lebih lanjut Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan dan pembina penghafal Al-Qur’an di ponpes Al Muhajidin karena telah membantu Pemerintah dalam membina generasi muda khususnya menciptakan hafidz dan hafidza di Kabupaten Luwu Timur.
“Mudah-mudahan melalui acara wisuda hafizd Al-Qur’an pada hari ini, akan lahir generasi generasi Qur’ani yang dapat memberikan keberkahan bagi Kabupaten Luwu Timur,” kata H. Budiman.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhajidin NW Mantadulu, Al Ustads Rusdan QH menyampaikan, santri/santriwati Jami’atul Qurra’ Wal Huffaz yang di wisuda tahun ini totalnya 101 orang hafidz, putra 59 orang dan putri 42 orang.
Tak hanya itu saja, pihaknya pun juga menjelaskan tujuan Dourah Karantina Tahfidzul Qur’an Hafal Juz dalam 25 hari satriwan dan santriwati Jami’atul Qurra’ Wal Huffaz untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlakul kharimah, penghafal Al Qur’an dan generasi yang dekat dengan masjid.
Pada acara ini secara pribadi Bupati menyerahkan santunan kepada Aditya Ramadhan, santri yang telah berhasil menghafal 12 Juz dalam 25 hari.
Usai melaksanakan wisuda yang dilanjutkan dengan buka bersama dan salat magrib berjamaah serta bersilaturahmi dengan pengurus Ponpes Al-Muhajidin Nahdlatul Wathan Mantadulu.
Turut hadir pada kesempatan ini, Camat Angkona, I Ketut Riawan, Ketua Baznas Kabupaten Luwu Timur, Abdul Salam Nur, pembina dan ustadz Jami’atul Qurra’ Wal Huffaz, orang tua satriawan dan santriwati, Tokoh agama dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. (*)























