News

Cara Mahasiswa KKN UNIMERZ Dekati Anak-anak di Perkemahan Selayar

Mahasiswa KKN UNIMERZ tampak berbair dengan Anak-anak di Perkemahan Bontoharu Selayar.

BUKABACA.co.id, SELAYAR – Suasana perkemahan anak-anak di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kepulauan Selayar, berubah riuh. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Megarezky Makassar Posko 6 mengajak anak-anak mengikuti lomba estafet sarung untuk mengisi waktu luang selama kegiatan perkemahan.

Koordinator Desa (Kordes) Posko 6, Fadli Armansyah, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari sambutan hangat anak-anak terhadap mahasiswa KKN sejak pertama kali hadir di lokasi perkemahan.

“Sejak pertama mengikuti kegiatan ini, anak-anak menyambut kami dengan sangat hangat, penuh senyum dan kebahagiaan. Hal itu mendorong kami mengadakan lomba agar mereka semakin ceria dan akrab bersama,” ujar Fadli.

Lomba estafet sarung berlangsung sederhana. Peserta berbaris dan saling bekerja sama menyelesaikan permainan. Namun, suasana di arena justru menjadi bagian paling menarik.

Dari pinggir arena, anak-anak lain ikut tertawa, bersorak, dan memberikan semangat kepada teman-temannya. Tidak ada sekat antara mahasiswa KKN dan peserta. Mereka larut dalam permainan yang menghadirkan kegembiraan di tengah aktivitas perkemahan.

Setelah lomba selesai, anak-anak diberi waktu beristirahat sebelum mengikuti kegiatan lainnya. Mahasiswa KKN Posko 6 bahkan memilih menginap di lokasi untuk merasakan langsung suasana perkemahan pada malam hari.

Malam itu, suasana tak kalah ramai. Anak-anak terlihat bermain bersama di luar tenda. Mahasiswa KKN kemudian ikut bergabung, menciptakan permainan dan percakapan ringan bersama mereka.

Di tengah udara malam yang sejuk, mahasiswa juga berbincang dengan para panitia perkemahan. Bagi mereka, pengalaman tersebut bukan sekadar mengisi waktu luang, tetapi menjadi kesempatan memahami kehidupan anak-anak di tengah kegiatan Pramuka.

Fadli mengatakan mahasiswa KKN ingin menjadikan kegiatan sederhana seperti permainan sebagai bagian dari proses belajar bersama.

“Bagi kami sebagai mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar sekaligus berbagi. Dengan kemampuan yang kami miliki, kami ingin mendampingi dan membina adik-adik Pramuka melalui kegiatan yang sederhana, menyenangkan, dan memiliki nilai pendidikan,” katanya.

Menurut dia, pengalaman di perkemahan tidak semata-mata tentang siapa yang menang atau membawa pulang piala. Ada keberanian, persahabatan, kebersamaan, dan pengalaman yang diharapkan menjadi kenangan bagi anak-anak.

“Kami selaku mahasiswa KKN mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. Kehadiran dan antusiasme Bapak, Ibu, serta adik-adik semua menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik selama berada di desa ini,” ujar Fadli.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page