Dinas Kesehatan Sulsel Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data Covid-19
bukabaca.id, Makassar – Pemprov Sulsel melalui Kepala Dinas Kesehatan Sulsel membantah adanya pengurangan atau penambahan data Covid-19 Sulsel.
Kadis Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari, menegaskan mengaku tidak ada manipulasi data karena semua berbasis sistem dari pusat hingga daerah.
“Jika disebut ada yang manipulasi data saya kira tidak mungkin. Karena data nasional yang dipakai bukan hanya Sulselkan, tetapi provinsi lain,” kata Ichsan, kemarin.
Selain itu, Ichsan menjelaskan ada perbedaan data karena waktu rilis berbeda. Pemerintah pusat rilis data tiap pukul 13.00 sedangkan hasil pemeriksaan laboratorium tidak memilik waktu rilis.
“Kedua perbedaan ini bisa terjadi karena waktu rilisnya. Waktu rilis dibuat pusat itu jam 1 siang. Itu yang kita gunakan. Sementara data yang disampaikan oleh Prof Idrus itu adalah data hasil pemeriksaan laboratorium yang bahkan sampai malam. Jadi bisa berbeda nantinya, jadi dua hal yang berbeda di situ,” jelasnya.
Dia juga mengaku tidak ada niat Pemprov Sulsel dalam mengurangi atau menambah data Covid-19. Dirilisnya data agar masyarakat mengetahui bahwa pasien bertambah dan berkurang.
“Jadi kalau kita mau sandingkan sebenarnya kita harus melihat by name by address. Akan kelihatan bahwa data itu tidak ada yang dikurangi atau ditambahkan. Saya kira tidak ada niat provinsi dan kabupaten/kota mengurangi angka atau menambah data tersebut. Kami merilisnya lebih bagaimana agar semua kita bisa tahu bahwa pasien bertambah atau berkurang,” bebernya.
Di luar itu, dia berharap untuk bersama-sama mendorong masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.
“Lebih penting bagi kami sebenarnya bagaimana kita semua saling mendorong dan setiap orang menjalankan protokol kesehatan saya kira itu lebih penting,” ucapnya. (*)























