Menjawab Aspirasi Warga Pitumpanua, Bupati Wajo Boyong Pimpinan OPD Turun Langsung ke Lokasi
“Saya minta kepada Kadis Perikanan untuk aktif menyosialisasikan kartu Kusuka karena segala jenis bantuan untuk perikanan hanya akan diberikan kepada pelaku usaha perikanan yang mempunyai Kartu Kusuka. Begitu juga kepada camat, kepala desa, dan lurah serta penyuluh perikanan untuk membantu menyosialisasikan,” ujar Amran Mahmud.
Lebih lanjut, Amran Mahmud juga meminta kepada Dinas Perikanan berkoordinasi dengan Dinas PUPR agar diturunkan tim teknis mencarikan solusi pembenahan saluran air serta pembuatan pintu air di salah satu lokasi ruas jalan Kaluku-Tappae, Bakke Desa Alesilurung. Selain itu, usulan untuk pembangunan TPI di Desa Sappewalie agar bisa difasilitasi.
“Saya minta kepada Pak Kadis Perikanan untuk bersama-sama dengan Dinas PUPR menurunkan mencarikan solusi untuk pembenahan saluran air di jalur Kaluku-Tappae. Untuk usulan pembangunan TPI Sappewalie agar dikaji dan difasilitasi sesuai aturan,” bebernya.
Terkait aspirasi mengenai tingginya tarif air PDAM di Kelurahan Benteng, orang nomor satu di Bumi Lamaddukkelleng tersebut meminta Direktur PDAM agar segera menindaklanjuti dan memberikan solusi terbaik.
“Air ini adalah kebutuhan vital masyarakat kita, saya minta Pak Direktur PDAM untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan mencarikan solusi. Kalau bisa dikerja melalui anggaran swakelola. Kalau memang anggaran swakelola tidak mampu, silakan untuk diusulkan di penganggaran 2022. Tapi, untuk tahap pertama, bisa dibenahi dulu misalnya diratakan dan dipadatkan,” pungkasnya.
























