Pasca Viralkan Video Hoax Nenek Dipasung Anaknya Sendiri, Wanita di Bone Minta Maaf
bukabaca.id, Bone – Pasca memviralkan sebuah video yang diduha seorang nenek dipasung oleh anaknya sendiri Dahlia, perempuan bernama Suryanti (25) di Bone, Sulawesi Selatan, meminta maaf soal kepada pihak keluarga.
Pasalnya perempuan berumur 25 tahun tersebut telah mengakui bahwa narasi yang dia tuliskan bersama video itu ternyata hoax (palsu).
“Saya Suryanti mengklarifikasi tentang nenek Singere yang sedang viral di media sosial. Saya meminta maaf sebesar-besarnya terhadap posting-an saya secara sepihak,” kata Suryanti melalui video yang diterima detikcom dari pihak kepolisian, Minggu (15/11/2020).
Suryanti menyampaikan permohonan maaf melalui sebuah rekaman video dan juga mengakui seharusnya dia lebih dulu mengklarifikasi mengapa nenek Singere dipasung oleh anaknya sebelum meng-upload ke media sosial.
“Kesalahpahaman terjadi jika nenek Singere telah dipasung dan tidak diperhatikan oleh anaknya,” tutur Suryanti.
Dalam rekaman video yang telah viral direkam oleh Suryanti, terlihat seorang nenek tengah terikat rantai di salah satu pergelangan kakinya.
Sebagai tetangga, Suryanti merasa prihatin dan langsung beranggapan bahwa nenek tersebut sengaja dipasung oleh Dahlia.
Bahkan bukan hanya Suryanti yang beranggapan demikian, sejumlah tetangga lainnya juga ikut beranggapan bahwa nenek Singere telah ditelantarkan oleh anaknya sendiri.
Kabar tersebut kemudian terendus oleh polisi yang kemudian langsung melakukan penelusuran. Setelah diselidiki, ternyata terjadi kesalahpahaman oleh Suryanti dan sejumlah tetangga lainnya.
“Itu terjadi kesalahpahaman. Makanya minta maaf ki itu yang viralkan,” kata Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf saat dimintai konfirmasi detikcom.
Polisi menyebut anggapan SR dan para tetangga nenek Singere yang lainnya itu memang keliru. Narasi video yang dia unggah ke media sosial bahwa nenek Singere telah disakiti oleh anaknya sendiri juga keliru.
“Video itu dinarasikan bahwa nenek ini sengaja dipasung segala macam tidak benar. Cuma jadinya viral karena memang terikat rantai,” tutur AKP Ardy.
Ardy menjelaskan, Dahlia dan suaminya selama ini justru merawat nenek Singere alias ibunya dengan baik. Tapi ada masa ketika Dahlia dan suaminya berkebun, sementara nenek Singere kerap menghilang dari rumah sehingga membuat Dahlia khawatir dan panik saat pulang dari berkebun.
Akibat harus tetap berkebun, Dahlia kemudian mencoba mengikat rantai kaki nenek Singere dengan maksud agar tidak menghilang atau pergi dari rumah. Dahlia menempuh cara itu karena tidak ingin terjadi apa-apa.
“Karena dipikirnya kan justru jauh lebih bahaya kalau ibunya ini dibiarkan menghilang seperti itu, bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, makanya dia ikat rantai sementara waktu, kalau pulang berkebun, dia lepas lagi,” terang Ardy.
Saat ini Dahlia juga telah dimintai keterangan oleh pihak polisi. Namun dia akhirnya dipulangkan karena polisi tak menemukan bukti Dahlia melakukan kekerasan atau penelantaran kepada ibunya.
“Kita juga tidak sampai ke proses ini (proses hukum) karena dia sendiri yang rawat ibunya. Tidak ada juga luka, oleh anggota Polsek dia lihat ndag ada (luka), aman semua,” pungkas Ardy.
























