Petaka di Laut Mengintai, Syahbandar Selayar Perkuat Edukasi

Kegiatan bertema “Penyuluhan Perawatan Mesin Kapal Tradisional dalam Mendukung Keselamatan dan Keandalan Operasional Pelayaran di Kepulauan Selayar” digelar di Terminal Pelabuhan Benteng Selayar, Sabtu, 12 September 2026.

BUKABACA.co.id, SELAYAR – Perawatan mesin menjadi salah satu kunci keselamatan pelayaran kapal tradisional. Pengetahuan awak kapal mengenai kondisi dan fungsi mesin dinilai penting untuk mencegah gangguan teknis yang dapat berujung pada kecelakaan di laut.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026.

Kegiatan bertema “Penyuluhan Perawatan Mesin Kapal Tradisional dalam Mendukung Keselamatan dan Keandalan Operasional Pelayaran di Kepulauan Selayar” digelar di Terminal Pelabuhan Benteng Selayar, Sabtu, 12 September 2026.

Kegiatan dipimpin Ketua Tim PKM, Dr. Ir. H. Ahmad Wahid, ST., MT., M.Mar.E., IPM. Penyuluhan mendapat dukungan penuh dari Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Selayar melalui program “Syahbandar Mengedukasi.”

Program tersebut menjadi bagian dari perhatian UPP Selayar terhadap keselamatan pelayaran, terutama setelah sejumlah kecelakaan kapal tradisional terjadi dan salah satu faktor yang perlu diantisipasi adalah kegagalan fungsi permesinan.

Sebanyak 25 awak kapal tradisional, yang merupakan pemegang sertifikat Juru Motor Pelayaran Rakyat dan SKK 60 Mil, mengikuti penyuluhan tersebut. Mereka mendapatkan edukasi mengenai pentingnya perawatan mesin serta kepedulian terhadap potensi risiko kecelakaan kapal dan kecelakaan kerja.

Bagi kapal tradisional yang beroperasi di wilayah kepulauan, mesin bukan sekadar penggerak kapal. Kondisi mesin yang prima menjadi bagian penting dari sistem keselamatan, terutama ketika kapal beroperasi di laut dengan jarak tempuh dan kondisi cuaca yang tidak selalu dapat diprediksi.

Karena itu, peningkatan kemampuan awak kapal dalam mengenali, merawat, dan mengantisipasi gangguan mesin diharapkan dapat memperkecil risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan keandalan operasional pelayaran masyarakat di Kepulauan Selayar.

Kepala UPP Selayar, Capt. Romy Sumardiawan, M.H., menyampaikan apresiasi kepada Direktur PIP Makassar, tim PKM, serta seluruh sivitas akademika PIP Makassar atas dukungan terhadap peningkatan kualitas keselamatan pelayaran di Kepulauan Selayar.

“Edukasi semacam ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan. Pengetahuan yang diperoleh awak kapal perlu diterapkan dalam pemeriksaan dan perawatan mesin secara rutin agar keselamatan pelayaran menjadi kebiasaan, bukan sekadar prosedur ketika kapal hendak berlayar,” ujarnya.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page