Sosok Perempuan di balik Sailingpinisi.id Explore in Bulukumba

bukabaca.id, Bulukumba – Pemuda Kreatif Bulukumba, Sulawesi Selatan yang bernaung di @salingphinisi.id menghadirkan pelayaran dengan memadukan pelayanan untuk mendukung destinasi wisata bahari di daerah ini.

Salah satu penggagas Sailingpinisi, Khaeriah Ulfa Rahman mendefinisikan Bulukumba adalah daerah yang memiliki beragam potensi wisata terlebih potensi sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif wajar ketika saya sering menggaungkan tagline Serpihan Surga Bulukumba,

“Potensi inilah yang kemudian membuat saya memiliki cita-cita  membangun project kecil yakni Sailingpinisi.id dengan mengajak pemuda kreatif Bulukumba untuk berkontribusi,” lanjut Ulfa kepada awak media, Senin, (13/9/2021).

Duta Wisata Bulukumba 2017 itu menaruh harapan, kedepan dengan hadirnya Sailing Pinisi pertama di Bulukumba ini akan menjadi penegasan bukti cinta terhadap Butta Panrita Lopi,

“Bahwa semangat dari pemuda Bulukumba begitu besar untuk memajukan roda ekonomi kreatif yang akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat lokal yang kedepan semoga mampu bersaing dengan pelayanan standar internasional,” sambung Ulfa.

Impian Ulfa menghadirkan sailingpinisi.id selain mengangkat potensi Bulukumba juga memberikan penghargaan kepada para To Panrita yang telah berjuang sampai saat ini pinisi telah diakui sebagai warisan budaya.

“Tentu dengan melibatkan pemuda kreatif Bulukumba dari bidang seni, budaya serta mengajak para pelaku usaha untuk berkontribusi dalam project kecil ini,” pungkasnya

Bulukumba yang terkenal dengan perahu Pinisinya hingga ke mancanegara, kini akan melayani pengunjung berkeliling ke pantai-pantai indah yang ada di Bulukumba, selain menikmati pelayaran dengan kapal khas bumi Pantita Lopi ini, pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Bulukumba sambil ditemani live music di atas Perahu Pinisi.

Berkaitan dengan Hal tersebut Muhammad Rizal turut menggambarkan Sailing Phinisi kedepannya,
“Dengan Sailing Phinisi ini pihaknya ingin menciptakan pengalaman yang tak terlupakan, yang akan membawa pengunjung berlayar dengan layanan kelas satu,” sahut Rizal.

Sementara itu, Asfar Fajar yang juga terlibat dalam projek tersebut mengungkapkan, dengan bekal ilmu yang didapat dari tanah rantau, ia kembali ke kampung halaman untuk berkontribusi membangun tanah kelahirannya melalui Sailing Pinisi.

“Karena begitu besar harapan saya untuk memajukan Bulukumba di bidang pelayanan, tour, dan pariwisata mengingat SDM dan SDA yang dimiliki sangat melimpah dan menjanjikan,” kata Fajar meyakinkan.

Antusias pemuda kreatif dalam melakukan inovasi ini diapresiasi oleh Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba.

“Kalau selama ini perahu pinisi buatan Bulukumba digunakan di luar berlayar, kini juga digunakan berlayar dan berwisata di kawasan pantai di Bulukumba,” kata Muhammad Ali Saling.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page