Tim Verifikasi Proklim KLHK Tinjau Lokasi Pembibitan Mangrove di Bulukumba

bukabaca.id, Bulukumba – Tim Verifikasi Program Kampung Iklim (Proklim) Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan (BPPIKHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) langsungkan penyesuaian data administrasi di Dusun Luppung Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, Kamis (29/7/2021).

Kegiatan yang diawali dengan mengelilingi kawasan Wisata dihadiri masyarakat setempat, Ketua Kelompok Tani Mangrove, Para Pemuda Manyampa sebagai pengurus beberapa Lembaga Kepemudaan, diantaranya Karang Taruna, Pokdarwis, bersama Pemerintah Desa bersama jajarannya,

Kepala Desa Manyampa, Abbas Madda memaparkan profil desa dengan beberapa potensinya.

“Seperti yang kita saksikan bibir pantai yang ditumbuhi mangrove hari demi hari semakin membawa manfaat, selain itu ada potensi perkebunan dan pertanian sebagai komponen penting dalam ketahanan pangan, serta potensi di sector pertanianm,” papar Abbas Madda sekaligus Inisiator Wisata Mangrove Luppung.

Tim Verifikasi Proklim dipimpin Sudarwanto bersama dua rekannya Indah dan Tassuruni di Bulukumba melakukan verifikasi di dua titik, satunya di Desa Bukit Harapan. Verifikasi yang dilakukan di Desa Manyampa melibatkan berbagai stakehelor termasuk unsur medis.

Berdasarkan pantauan langsung redaksi bukabaca.id setelah mengitari kawasan wisata tim verifikasi melakukan verifikasi dengan wawancara langsung dengan kepala desa, ketua kelompok tani dan tenaga kesehatan Puskesmas Manyampa serta perwakilan lembaga pemuda Manyampa.

Setelah melakukan wawancara, Sudarwanto didampingi tim DLHK Bulukumba,lanjut meninjau langsung beberapa titik lahan petani rumput lau, setelah itu lanjut menggunakan perahu melakukan survey dari luar, dari sisi barat menuju selatan laut flores menyaksikan hutan mangrove.

“Kita melakukan peninjauan di kawasan sisi barat yang banyak di tumbuhi Mangrove jenis Api Api,” beber Sufriadi Ketua Pokdarwis.

Saat pemantauan oleh tim, menemukan hal menarik di lahan pembibitan mangrove. Pembibitan dengan menggunakan polybag ramah lingkungan yang dianyam dari bahan alam sebagai pengganti kantong plastik.

“Ini tujuannya selain meminimalisir biaya juga meminimalisir sampah, fungsi lainnya juga untuk menjaga bibit saat dilakukan penanaman bias langsung ditanam tanpa dibuka agar tidak mengganngu akar,” jelas Kamaruddin Ketua Tani Mangrove.

Lebih jauh, Kepala Seksi Pengendalian dan Konservasi DLHK Bulukumba, Muh Abdi Nur mengatakan bahwa tahun ini DLHK Bulukumba mengusulkan yang memang telah bersyarat.

“Esensi daripada Proklim ini adalah kemampuan kita menjawab kerentanan alam pada situasi iklim dan kondisi, melalui kegiatan kolektif dengan pelibatan lembaga yang berbasis masyarakat pada berbagai program kegiatan berkelanjutan,” jelas Abdi Nur.

Sekedar diketahui Tim Verifikasi Proklim KLHK, selanjutnya akan mengunjungi Desa Bukit Harapan yang juga ikut dalam Proklim.

“Sama halnya Luppung ini yang mayarakat mampu memberikan solusi terhadap kerusakan oleh abrasi, untuk di Bukit Harapan tidak jauh berbeda di sana terjadi erosi,” kuncinya. (*)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page