Mengenal Asal Usul Nama Corona yang Dipakai Toyota
JAKARTA – Mendengar nama Toyota Corona, sebagian besar pecinta otomotif pasti langsung teringat pada sosok sedan yang sempat menjadi primadona di masanya. Namun, tak banyak yang tahu bahwa nama Corona telah melekat pada sedan Toyota sejak tahun 1957, jauh sebelum merek ini mendominasi pasar global seperti sekarang.
Dilansir dari pressroom Toyota, kata Corona berasal dari bahasa Latin yang berarti mahkota. Filosofi ini kemudian menjadi fondasi nomenklatur produk Toyota yang identik dengan kemewahan dan prestise. Tak heran jika nama mahkota juga muncul pada model legendaris lain seperti Corolla, Camry, hingga Crown.
Generasi pertama Toyota Corona hadir pada Juli 1957 dengan nama Toyopet Corona. Saat itu, Toyota masih menggunakan label Toyopet sebelum berganti resmi menjadi Toyota pada awal 1960-an. Kehadiran Corona bukan tanpa alasan — pasar Jepang sedang membutuhkan taksi berukuran kompak dengan mesin 1.000 cc yang efisien dan terjangkau. Toyota pun menjawab kebutuhan tersebut melalui Corona yang dibangun dengan bodi monokok, sebuah teknologi yang tergolong modern di era itu.
Menariknya, Corona generasi pertama sering dikaitkan dengan istilah Daruma, yaitu boneka tradisional Jepang yang berbentuk bundar dan menjadi simbol keberuntungan. Bentuk Corona yang membulat pada masa itu disebut-sebut mirip dengan Daruma, sehingga mendapat julukan unik dari masyarakat Jepang.
Memasuki tahun 1960, Toyota meluncurkan generasi kedua Corona yang tampil lebih ramping dan proporsional. Penyempurnaan dilakukan tidak hanya pada desain eksterior, tetapi juga pada interior serta sistem suspensi untuk meningkatkan kenyamanan. Di generasi ini pula hadir varian Corona 1500 bermesin 1.500 cc bertenaga 59 dk yang mulai didukung transmisi otomatis 2-percepatan Toyoglide, sebuah inovasi yang cukup maju untuk masanya.
Popularitas Corona semakin melejit ketika memasuki generasi ketiga pada 1964. Toyota berhasil menghadirkan sedan yang lebih mapan, mewah, dan diterima luas oleh pasar. Hasilnya, Corona menjadi produk terlaris hanya empat bulan setelah peluncurannya dan terus mendominasi hingga tahun 1968. Tak hanya sukses di Jepang, generasi ketiga Corona juga menjadi salah satu model Toyota pertama yang mendapat apresiasi besar dari pasar internasional, termasuk Amerika Serikat.
Perjalanan Toyota Corona menjadi bukti bagaimana sebuah nama bisa melekat sebagai ikon, sekaligus membuka jalan bagi era kendaraan “bermahkota” dari Toyota.
Demikian asal usul singkat tentang Toyota Corona, sebuah sedan yang meninggalkan jejak kuat dalam sejarah industri otomotif dunia. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan menjadi referensi menarik bagi pecinta otomotif.
























